Harga emas bergerak stabil di kisaran USD 3.330 per troy ons pada Selasa (19/08), dengan pelaku pasar menyoroti perkembangan geopolitik global serta ekspektasi terhadap Simposium Jackson Hole yang digelar oleh Federal Reserve (The Fed).
Geopolitik Menjadi Faktor Utama
Pasar emas mendapatkan dukungan dari ketidakpastian geopolitik. Setelah pertemuan di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa pihaknya sedang mengupayakan perundingan damai langsung dengan Rusia bersama tiga presiden lainnya. Langkah ini menimbulkan harapan akan kesepakatan damai, meski investor masih bersikap hati-hati dan tidak menaruh ekspektasi tinggi terhadap penyelesaian cepat.
Fokus Pasar pada Jackson Hole
Selain faktor geopolitik, sorotan utama investor adalah pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, pada simposium tahunan Jackson Hole di Wyoming. Pasar menantikan sinyal jelas mengenai arah kebijakan moneter AS, khususnya terkait kemungkinan pemotongan suku bunga pada bulan September.
Skenario dasar masih memproyeksikan satu kali pemangkasan suku bunga pada September, diikuti pelonggaran tambahan sekitar 25 basis poin menjelang akhir tahun.
Analisis Teknis XAUUSD
Timeframe H4:
Harga XAUUSD saat ini berada dalam rentang konsolidasi di sekitar USD 3.333, dengan pergerakan atas di 3.357 dan bawah di 3.322. Penembusan ke bawah membuka peluang menuju 3.296, sebelum kemungkinan koreksi kembali ke 3.333 dan melanjutkan penurunan ke 3.263–3.250.
Indikator MACD: Garis sinyal berada di bawah nol, mengarah ke bawah, mengonfirmasi momentum bearish.
Timeframe H1:
Harga telah menyelesaikan impuls turun ke 3.333 dan kini bergerak dalam konsolidasi. Gelombang penurunan ketiga menargetkan 3.297, dengan peluang berlanjut ke 3.260.
Stochastic Oscillator: Garis sinyal mendekati area 80 dan bersiap turun menuju 20, menandakan tekanan jual semakin kuat.
Harga emas masih bertahan di atas USD 3.330 didukung ketegangan geopolitik dan antisipasi pidato Powell di Jackson Hole. Secara teknikal, XAUUSD berpotensi melanjutkan tren bearish dengan target utama 3.296, 3.263, hingga 3.250 dalam jangka pendek, sementara level 3.333 tetap menjadi area konsolidasi penting.