Pasar forex kembali jadi sorotan setelah pernyataan dovish Jerome Powell di simposium Jackson Hole. Dolar AS sempat melemah tajam, lalu terkoreksi naik, sebelum kembali goyah di pertengahan pekan. Kondisi ini membuat mata uang utama Eropa bertahan di dekat level kunci, dengan para pelaku pasar menunggu sinyal baru dari data ekonomi penting yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan.
EUR/USD: Bertahan di Support, Pasar Sideways
Kemarin, pasangan EUR/USD mencoba menembus level support kritis di 1,1600, bahkan menyentuh level terendah baru di Agustus. Namun, penembusan itu ternyata palsu, dan harga kembali ke sekitar 1,1640.
Analisis teknikal menunjukkan EUR/USD masih terjebak di kisaran 1,1580 – 1,1740, menandakan pasar menunggu faktor fundamental yang kuat sebelum terjadi pergerakan signifikan.
Data penting yang berpotensi memengaruhi EUR/USD:
Besok 15:00 (GMT+3): Indeks Harga Konsumen (IHK) Jerman
Jika data Eropa keluar lebih kuat dari perkiraan, euro berpotensi kembali menguat. Namun, jika hasil mengecewakan, tekanan jual bisa kembali mendorong harga mendekati support 1,1580.
Pasangan USD/CHF diperdagangkan dalam rentang sempit 0,8000 – 0,8150 dalam beberapa pekan terakhir. Pasca komentar dovish Powell, harga sempat menguji batas bawah di 0,8000, namun belum muncul dorongan bearish baru.
📊 Data penting yang berpotensi memengaruhi USD/CHF:
Besok 10:00 (GMT+3): Indikator Ekonomi KOF Swiss
Jika data AS menunjukkan kekuatan, USD/CHF bisa menguji 0,8150. Sebaliknya, penembusan di bawah 0,8000 bisa memicu pelemahan lebih lanjut menuju 0,7910 – 0,7940.
Pasar forex saat ini berada di fase tunggu dengan volatilitas rendah, tetapi rilis data ekonomi dalam 1–2 hari ke depan bisa menjadi pemicu pergerakan besar. Trader perlu memperhatikan level kunci pada EUR/USD dan USD/CHF sebagai indikator arah tren selanjutnya.