Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah, dengan turun -0,4% ke level 16.160 pada Rabu

Pejabat The Fed, Neel Kashkari, mengatakan bahwa pihaknya tidak sepenuhnya menutup kemungkinan terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut, meski peluangnya kecil. Berdasarkan analisis CME FedWatch Tool per Rabu (29/5), market tetap mengekspektasikan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada September, tetapi dengan probabilitas yang hanya sedikit di atas 50%, yakni 52,6%. Indikator ekonomi AS yang kuat – AS mencatat bahwa indeks keyakinan konsumen periode Mei 2024 naik ke level 102 (vs. April 2024: 97,5), jauh lebih tinggi dari ekspektasi konsensus di level 95,9. Setelah rilis data ini, indeks dolar AS (DXY) menguat tipis +0,03% ke level 104,6 pada Selasa (28/5)

May 30, 2024 - 03:14
May 30, 2024 - 03:18
 0  12
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah, dengan turun -0,4% ke level 16.160 pada Rabu

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah, dengan turun -0,4% ke level 16.160 pada Rabu (29/5), melanjutkan penurunan sejak Senin (27/5). Pelemahan rupiah pada hari ini terjadi seiring munculnya komentar bernada hawkish dari anggota The Fed dan rilis data indeks keyakinan AS yang jauh melampaui ekspektasi konsensus pada Selasa (28/5). Berikut rinciannya:

Komentar hawkish anggota The Fed – Pejabat The Fed, Neel Kashkari, mengatakan bahwa pihaknya tidak sepenuhnya menutup kemungkinan terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut, meski peluangnya kecil. Berdasarkan analisis CME FedWatch Tool per Rabu (29/5), market tetap mengekspektasikan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada September, tetapi dengan probabilitas yang hanya sedikit di atas 50%, yakni 52,6%.
Indikator ekonomi AS yang kuat – AS mencatat bahwa indeks keyakinan konsumen periode Mei 2024 naik ke level 102 (vs. April 2024: 97,5), jauh lebih tinggi dari ekspektasi konsensus di level 95,9. Setelah rilis data ini, indeks dolar AS (DXY) menguat tipis +0,03% ke level 104,6 pada Selasa (28/5).
Pernyataan Kashkari dan rilis indeks keyakinan konsumen AS tersebut hanya berselang sepekan setelah The Fed merilis catatan pertemuan FOMC, yang menunjukkan ketidakpastian dalam menentukan kapan pemangkasan suku bunga AS akan dimulai. Anggota The Fed mencatat bahwa indikator ekonomi yang kuat dan data inflasi 1Q24 yang mengecewakan membuat mereka memerlukan waktu yang lebih lama untuk yakin inflasi bergerak menuju target.

Ke depan, market akan tertuju pada rilis data Personal Consumption Expenditure (PCE) – indikator inflasi yang dijadikan pertimbangan The Fed dalam menentukan kebijakan moneter – yang dijadwalkan pada Jumat (31/5). Berdasarkan survei Bloomberg, PCE periode April 2024 diproyeksikan berada di level 2,7%, tidak berubah dari Maret 2024.

Key Takeaway 

Kembali melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi membuka kembali peluang Bank Indonesia untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan BI Rate. Meski konsensus memproyeksikan bahwa BI Rate sudah berada di puncak, sejumlah kecil ekonom masih melihat kemungkinan kenaikan BI Rate sebanyak 1 kali lagi hingga akhir 2024. Bank Indonesia sendiri sempat 2 kali menaikkan suku bunga di luar ekspektasi konsensus, yakni pada Oktober 2023 dan April 2024, yang ditujukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Pelemahan rupiah juga berimbas pada pasar saham, ditandai dengan terkoreksinya IHSG sebesar -1,56% pada Rabu (29/5) seiring dengan net foreign outflow sebesar 1,65 triliun rupiah. Investor yang memiliki timeframe investasi jangka panjang dapat memanfaatkan momentum koreksi untuk mengoleksi saham-saham big caps yang telah turun cukup dalam (valuasi semakin rendah), seperti Big 4 Banks (BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI), ASII, dan TLKM.


POWR: Dividen Final Rp44/Saham, Indikasi Yield 6,7%

$POWR: Pemegang saham Cikarang Listrindo menyetujui pembagian dividen final tahun buku 2023 senilai 43,1 juta dolar AS, setara 44 rupiah per saham dengan asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah sebesar 16.000. Cum dividen dan tanggal pembayaran belum diumumkan. Mengacu harga saham POWR pada Rabu (29/5) di level 660 rupiah per lembar, maka indikasi yield dividen final adalah 6,7%. Sebelumnya, POWR juga telah membagikan dividen interim sebesar 30 juta dolar AS atau 29,5 rupiah per saham pada Desember 2023.

 

$SMRA: Summarecon Agung akan menerbitkan obligasi senilai 1,3 triliun rupiah yang terdiri dari Seri A dengan nilai pokok 329 miliar rupiah (bunga tetap 8,25% dan tenor 3 tahun) dan Seri B dengan nilai pokok 971 miliar rupiah (bunga tetap 9,3% dan tenor 5 tahun). Dari dana yang diperoleh, sebanyak 600,7 miliar rupiah ditujukan untuk untuk peningkatan penyertaan modal pada anak usaha PT Summarecon Property Development, 200 miliar rupiah untuk pembayaran pokok obligasi, dan sisanya untuk modal kerja. Obligasi tersebut telah memperoleh peringkat idA+ dari Pefindo.

 
$BFIN: BFI Finance Indonesia akan membagikan dividen final tahun buku 2023 sebesar ~406,1 miliar rupiah atau 27 rupiah per saham. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Juni 2024, dengan pembayaran pada 21 Juni 2024. Mengacu harga saham BFIN pada Rabu (29/5) di level 1.045 rupiah per lembar, maka indikasi yield dividen final adalah 2,6%. Sebelumnya, BFIN juga telah membagikan dividen interim sebesar 421,1 miliar rupiah atau 28 rupiah per saham pada Desember 2023.

 

$BREN: BEI menetapkan bahwa perdagangan saham Barito Renewables Energy akan ditransaksikan dengan metode full periodic call auction (FCA) per Rabu (29/5). Dengan demikian, perdagangan saham BREN hanya dapat dilakukan dalam 5 kali sesi dalam sehari dan investor tidak dapat melihat papan bid dan offer. Keputusan tersebut diambil setelah BREN tergolong sebagai efek dalam pemantauan khusus akibat disuspensi oleh BEI lebih dari 1 hari bursa. Sebelumnya, perdagangan saham BREN disuspensi oleh BEI pada 27 dan 28 Mei 2024 akibat peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

stockbit Aplikasi untuk kamu yang ingin berdiskusi, analisa dan investasi saham dalam satu tempat.Daftar 100% Online Tanpa Minimum Deposit Akun rekening kamu akan diproses secara digital tanpa perlu mengirim dokumen fisik.