Pasar keuangan global tengah bergejolak setelah pejabat tinggi Federal Reserve memberi sinyal terbuka terkait kemungkinan penyesuaian suku bunga pada September mendatang.
Presiden Fed New York, John Williams, dalam pernyataan terbaru (27 Agustus) menyebutkan bahwa setiap pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan berlangsung secara “langsung”. Komentar ini dipandang sebagai indikasi bahwa The Fed siap mengevaluasi kebijakan moneternya, termasuk peluang untuk memangkas suku bunga.
Komentar Williams memperkuat pernyataan sebelumnya dari Ketua The Fed, Jerome Powell, yang menyoroti meningkatnya risiko ketenagakerjaan di Amerika Serikat. Menurut Powell, kondisi pasar tenaga kerja yang melemah menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi arah kebijakan moneter ke depan.
Spekulasi Pasar: Suku Bunga Akan Turun?
Pernyataan dua pejabat tinggi The Fed ini langsung memicu spekulasi pasar bahwa peluang pemangkasan suku bunga pada bulan September semakin besar. Investor menilai bahwa kebijakan moneter saat ini sudah berada pada level “cukup ketat”, sehingga ruang pelonggaran semakin terbuka.
Dampaknya, pasar finansial, termasuk Bitcoin dan aset kripto lainnya, menunjukkan volatilitas tinggi. Para pelaku pasar mulai mengantisipasi skenario penurunan suku bunga yang dapat mendorong likuiditas lebih besar ke aset berisiko.
Dampak Global
Langkah The Fed tidak hanya akan memengaruhi pasar AS, tetapi juga berpotensi mengguncang pasar global. Penurunan suku bunga bisa melemahkan dolar AS, sekaligus meningkatkan minat terhadap aset lindung nilai seperti emas dan kripto.
“Dari perspektif saya, setiap rapat dilakukan secara langsung. Kami membuat risiko lebih seimbang.” – John Williams, Presiden Federal Reserve Bank of New York.