Pemerintahan Donald Trump dikabarkan tengah mempertimbangkan setidaknya 11 kandidat untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) ketika masa jabatannya berakhir pada Mei mendatang. Menariknya, sejumlah nama dalam daftar tersebut menunjukkan sikap positif terhadap kripto — sebuah kabar yang bisa menjadi katalis penting bagi pasar Bitcoin, Ethereum, dan aset digital lainnya.
Daftar Kandidat Potensial Ketua The Fed
Menurut laporan CNBC (13 Agustus) yang mengutip dua pejabat administrasi, daftar nama yang sedang dipertimbangkan mencakup:
Selain mereka, masih ada dua nama lain yang dirahasiakan.
Kandidat Pro-Crypto: Siapa Saja?
Beberapa kandidat punya rekam jejak ramah terhadap aset digital:
David Zervos (Jefferies)
Jefferies telah mendukung debut publik Circle, eToro, Bullish Exchange, dan Figure Technology.
Bank ini bahkan mendukung langkah MicroStrategy membeli Bitcoin lebih awal.
Jefferies disebut punya banker khusus crypto sejak 5 tahun lalu.
Rick Rieder (BlackRock)
BlackRock saat ini mengelola ETF Bitcoin & Ethereum terbesar di dunia.
Rieder mengatakan pada WSJ (2024) bahwa Bitcoin bisa menjadi bagian besar dari alokasi aset global.
Pada CNBC (2020), ia menegaskan crypto “akan bertahan lama” dan milenial sangat menerima teknologi ini.
Chris Waller & Michelle Bowman (Federal Reserve)
Bowman (20 Agustus): Pegawai Fed sebaiknya diizinkan investasi kecil di crypto untuk memahami teknologinya.
Waller (21 Agustus): Sektor perbankan “tidak perlu takut” pada pembayaran crypto, karena hanya teknologi baru untuk transfer dan pencatatan.
Powell vs Kandidat Baru: Dampak ke Crypto
Jerome Powell selama ini mengambil pendekatan hati-hati terhadap crypto.
Juni: ia akui crypto makin mainstream.
Desember: menyebut Bitcoin lebih mirip emas ketimbang dolar AS.
Namun, jika kursi The Fed ditempati figur pro-crypto, arah kebijakan bisa berbeda:
Pemilihan Ketua The Fed berikutnya bukan sekadar isu suku bunga, tapi juga bisa menentukan masa depan crypto di AS. Dengan adanya kandidat yang pro-crypto, pasar kini menunggu siapa yang akhirnya akan dipilih Trump untuk kursi paling berpengaruh di dunia keuangan global.